WADAH PENCERDASAN UMMAH
WADAH PENCERDASAN UMMAH

DIPERMUDAHKAN AL-QUR’AN BUAT NABI DAN UMATNYA

Dipermudahkan al-Qur’an buat Nabi dan Umatnya

Ringkasan: Allah SWT mempermudahkan al-Qur’an bagi Nabi Muhammad saw., serta juga bagi umatnya yang ingin mendalami al-Qur’an. Ianya mudah dibaca, dihafal, diamalkan dan juga disebarkan kepada seluruh umat manusia. Hal ini sangat berbeza dengan keadaan agama lain. Makalah ini melihat apa yang dimaksudkan dengan dipermudahkan al-Qur’an bagi Nabi Muhammad saw., dan umatnya dalam hal mempelajari, membaca, menghafal dan mengamalkannya.

Dalam ayat 97, Surah Maryam, Allah SWT berfirman, (فَإِنَّمَا يَسَّرۡنَٰهُ بِلِسَانِكَ لِتُبَشِّرَ بِهِ ٱلۡمُتَّقِينَ وَتُنذِرَ بِهِۦ قَوۡمٗا لُّدّٗا), yang maksudnya, “Maka sesungguhnya Kami memudahkan turunnya Al-Quran ini dengan bahasamu (wahai Muhammad), ialah supaya engkau memberi khabar gembira dengannya kepada orang-orang yang bertaqwa, dan supaya engkau memberi amaran dengannya kepada kaum yang degil dalam kekufurannya.” (Maryam (19) : 97). 

Allah SWT kembali menjelaskan tentang dimudahkannya Al-Qur’an pada lisan Nabi Muhammad saw. kerana di dalam surah ini terkandung bukti-bukti tauhid, kenabian, dikumpulkannya manusia di Padang Mahsyar dan hari kebangkitan (ba’ts). Allah SWT juga kembali memerintahkan agar Nabi Muhammad saw. menyampaikan berita gembira dan memberi peringatan dengan Al-Qur’an.

(يَسَّرۡنَٰهُ بِلِسَانِكَ) Kami turunkan Al-Qur’an dengan bahasamu, yaitu bahasa Arab. Huruf ba’ dalam kata ini mempunyai arti ‘alaa. Atau tetap bermakna ba’ kerana kata (يَسَّرۡنَٰهُ) mengandung makna (أَنْزَلْنَا) Kami turunkan. (ٱلۡمُتَّقِينَ) orang-orang yang bertakwa, dengan beriman dan beramal saleh. (وَتُنذِرَ) dan agar kamu memberi peringatan, yaitu menakut-nakuti. (لُدًّا) bentuk plural dari kata (أَلُدَّا), yaitu orang yang sangat memusuhi yang berdebat dengan kebatilan.

Allah SWT kembali menjelaskan posisi surah ini kerana ia mengandung tauhid, kenabian, hari ketika seluruh manusia dikumpulkan, hari ketika manusia kembali kepada Allah, dan mengandung bantahan terhadap kelompok-kelompok yang sesat. Allah berfirman, (فَإِنَّمَا يَسَّرۡنَٰهُ بِلِسَانِكَ لِتُبَشِّرَ بِهِ ٱلۡمُتَّقِينَ وَتُنذِرَ بِهِۦ قَوۡمٗا لُّدّٗا) Kami mudahkan Al-Qur’an untukmu dengan menurunkannya dalam bahasamu dan menjelaskannya secara detail kepadamu, agar kamu menyampaikan berita gembira dengannya kepada orang-orang yang bertakwa, memenuhi seruan Allah dan beriman kepada Rasul-Nya, bahwa mereka akan mendapatkan surga kerana ketaatan mereka. Juga agar kamu memberi peringatan dengannya kepada orang-orang yang membangkang, sangat me- musuhi, menyimpang dari kebenaran dan cenderung kepada kebatilan, bahwa mereka akan masuk ke dalam neraka kerana kekafiran dan pembangkangan mereka.

Kesimpulannya, Al-Qur’an al-Karim turun dengan bahasa orang-orang Arab agar mereka mudah untuk memahaminya. Melalui lisan Nabi Muhammad saw., kita dapati bermunculan institusi tahfiz di mana-mana dan Allah SWT permudahkan mereka yang mencari jalan-Nya.

Semoga kita tetap berpegang teguh dengan al-Qur’an dan Sunnah Nabi yang soheh. Aamiin…

DrIsbah, Teras Jernang, 22-03-2025 / 21-RAM-1446H (Sabtu).

Rujukan:

[1] Tafsir Al-Munir Jilid 8 – Juzuk 15 & 16, ayat 96 hingga 98, Surah Maryam (19).

Pencerdasan 2024 Hak Cipta Terpelihara